Oleh: box | Mei 29, 2012

Masa Lalu

Nilai dari masa lalu bukan karena kebahagiaan/kesedihan di dalamnya, tapi mengenai kemungkinan hal tersebut dapat terulang kembali/tidak.

Oleh: box | Mei 29, 2012

Arah pandang

Manusia melihat kebawah untuk menimbulkan rasa syukur,
dan menengadah ke langit untuk tak berhenti berusaha.

Oleh: box | April 27, 2012

Cinta buta dan Cinta Sejati…

Cinta buta itu mencintai tanpa melihat, tidak mendengar, acuh, dan hanya ada cinta. Polos

Sedang cinta sejati mencintai dengan melihat, mendengar, merasakan, mengerti dan kemudian menerima apa adanya seseorang.

Dan rokok Sejati adalah rokok yang Sekali Jajal Nancap di Hati

 

 

Oleh: box | April 27, 2012

Berpikir – Bertindak

Orang yang bertindak tanpa berpikir – akan mati karena tindakanya.

Orang yang berpikir tanpa ada tindakan – akan mati tenggelam dalam pikirannya.

Oleh: box | April 26, 2012

terlambat

Tidak ada kata ‘terlambat’ untuk belajar.
Yang harus kau pikirkan adalah waktu untuk mengamalkan dan mendapatkan hasilnya.

Oleh: box | April 26, 2012

kebodohan

Hal terberat dari menerima prestasi seseorang adalah menerima kenyataan tentang kebodohan diri.

Oleh: box | April 10, 2012

Pertapa dan Pemuda.

Tulisan yang pernah saya baca di kolom suatu majalah, atau apapun, suatu cerita / pepatah yang tiba-tiba saya ingat sekarang dikala dipusingkan untuk memulai sesuatu.

Cerita nya tentang seorang pemuda yang ingin mendapatkan cara mendapatkan suatu ilmu dari pertapa.

Pemuda: wahai pertapa, beri tahu aku cara mencapai suatu kesempurnaan ilmu itu.

Pertapa: untuk mendapatkan ilmu tersebut, nak, kau harus mengikuti tahapan – tahapan dan melangkah dengan kesabaran.

Pemuda: sebutkanlah langkah-langkah tersebut, dan aku akan menjalani nya!

Pertapa: pertama untuk tahapan persiapan, kau harus memiliki kesiapan dari dalam, pikiran, emosi dan mental mu. Kau harus berpuasa di dalam gua selama 3 tahun

Pertapa: kedua, kau harus melatih fisikmu selama 2 tahun.

Pertapa: ketiga, kau harus menyerap teori-teori dari ilmu tersebut seraya menyesuaikan tubuhmu berada selama 4 tahun.

Pertapa: langkah terakhir kau perlu mengembangkan dari apa yang telah kau dapatkan, membenamkan nya sedalam mungkin dan menguapkan nya seluas mungkin, sekeras mungkin. kau membutuhkan langkah ini dijalankan dalam 1 tahun. Dan kau akan mendapatkan kesempurnaan.

Sejenak pemuda tersebut merenung mendengar hal tersebut. 10 tahun terlalu lama pikirnya. Kemudian dia bertanya.

Pemuda: 10 tahun terlalu lama bagiku wahai pertapa. Bagaimana jika aku bekerja lebih keras 2 kali lipat, berpikir 2 kali lebih keras, aku tak perlu tidur, aku bisa mengurangi waktu istirahat ku dan melaksanakan kegiatan tahapan latihan tersebut secara bersamaan, maka, dalam berapa lama aku akan menguasai ilmu itu tersebut???

Pertapa: 20 Tahun!

Yah begitulah ceritanya, tapi jangan berpikir jelek tentang cerita diatas eaa…

:D

Oleh: box | Februari 26, 2012

Vs. Sistem Kepemilikan – Kebahagiaan

Oleh: box | Februari 26, 2012

Independensi Vs. Dependensi

Idealisme x Kemapanan x Enjoyness x Keterikatan x Men-ter-butuhkan

Oleh: box | Februari 26, 2012

Ilusi – Solusi – Nafsu – Kebutuhan

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 321 pengikut lainnya.